
Sobat mungkin sudah pernah mendengar apa itu
paid to click atau disingkatnya
PTC. PTC merupakan hal yang sudah umum dalam dunia
internet marketing. Cara kerja PTC sangatlah simpel,
advertiser (pemberi iklan) memasang iklannya di sebuah website, sehingga
konsumer dapat melihat iklan tersebut untuk kemudian di klik. Sebagai imbalannya advertiser akan memberikan uang ke
penyedia website untuk kemudian dibagi ke konsumer untuk
tiap klik. Besarnya jumlah uang untuk tiap klik iklan akan ditentukan oleh advertiser dan penyedia website tersebut. Untuk mengikuti program PTC, umumnya sobat harus
terdaftar dulu atau mempunyai akun pada situs penyedia layanan PTC. Dengan demikian anda dapat mengklik beberapa iklan yang ditawarkan oleh advertiser. Untuk meningkatkan komisi dari PTC sobat harus mempunyai
referal atau pengikut. Jika sobat sudah mempunyai referal maka akan ada
sistem bagi hasil per klik kepada upline sobat. Inilah yang sering kita dengar dengan istilah
sistem affiliate online marketing.
Affiliate marketing adalah sebuah sistem bisnis yang memberikan penghargaan kepada individu yang berhasil mengajak satu atau lebih pengunjung untuk mengikuti program yang ditawarkan.
Selain program PTC yang tawarkan oleh beberapa situs negara asing, di Indonesia sendiri kita sudah bisa menemukan situs seperti tersebut (ketik aja iklan PTC Indonesia di Google Search Engine). Namun sayangnya situs ini sering
disalah gunakan oleh pihak
penyedia website dan
konsumer. Hal ini membuat advertiser mulai meragukan
kredibilitas PTC. Istilah
fraud sering muncul ketika kita berbicara soal PTC. Fraud atau dalam bahasa indonesianya adalah
penipuan memang udah sering terjadi dalam dunia PTC. Istilah ini sering juga kita dengar dalam hal
perbankan. Beberapa situs
PTC yang scam (penipuan) tidak membagi hasil ke konsumer melainkan
mengiming-imingkan uang apabila konsumer
mengupgrade akunnya. Tentunya jika anda mengupgrade akun maka anda akan
memperoleh lebih banyak iklan untuk diklik namun anda harus
mengeluarkan sejumlah uang untuk mengupgrade akun. Beberapa kasus memperlihatkan bahwa situs ptc sering
menghilangkan atau mengganti domainnya, lalu kemudian muncul lagi dengan domain yang baru. Advertiser juga sering menjadi kurang berminat memasang iklannya pada situs PTC karena beberapa konsumer sering menggunakan
software cheat (curang), dimana iklan yang muncul secara otomatis diklik melalui software tersebut tanpa aktivitas dari user (konsumer).
Situs PTC asing yang bukan scam, biasanya akan membayar hasil iklan yang diklik oleh konsumer melalui
paypal atau alert pay. Paypal atau Alertpay adalah sebuah
sistem tranfer uang secara online biasanya anda menerima uang tersebut melalui
Western Union. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri sobat akan menerima uang hasil klik iklan melalui rekening bank serta paypal dan alert pay.
Jika sobat berminat dan mungkin sangat berminat untuk mengikuti program PTC maka anda harus berpikir "
apakah hal tersebut menguntungkan pribadi saya?". Pertanyaan tersebut memang sangat simpel tapi manfaatnya luar biasanya karena secara langsung anda akan
membuang waktu dan tenaga jika hal tersebut sia-sia atau hanya sebuah scam. Nah untuk itu lebih baik anda melakukan
perencanaan dan pendalaman tentang PTC sebelum memulainya.
Salam blogging.....
Penulis Indra - www.blogstirkdantip.blogspot.com