Tampilkan postingan dengan label Puisi Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Islam. Tampilkan semua postingan

Lesatan Sinarmu

|| || ,, || Leave a komentar

LESATAN SINARMU
Puisi Dio

Lembutmu tarik tepat di jiwa
Cucur sucimu membawaku keatas damai yang selalu di cari
Hingga malam sadarkan mabukku akan dunia ini
Indah bukan main saat ku benar benar mendekapMu..

Hati mengucap syukur
cinta indah membangga
Langkahku kian tepat meluncur kedepan arah lesat cahayamu ya ALLAH
Lupa akanMU adalah awal derita
Acuh padaMU tak ubahnya tatanan bencana

Jaga aku , peluk aku ,jangan biarkan dunia gelap menggodaku
Karena hanya engkau yang mampu kendalikan tubuhku

Kumpulan Puisi Islami Terbaik dan Terbaru 2013

|| || ,, || Leave a komentar

Puisi Islam -Sebelum kita share Puisi Islam alangkah baiknya saya kenalkan postingan saya Sebelumnya yakni tentang Puisi Cinta, Islam adalah Agama yang damai dan Agama penyempurna dari agama-agama sebelumnya, apalagi kedamaian dan kesempurnaan agama Islam ini kita tuangkan dalam bentuk karya seni tulis yakni Puisi, karena akan memberi warna terhadap Agama Islam sendiri,

Okelah jangan banyak bicara kita langsung saja untuk melihat Puisi Islam dibawah ini.

Puisi Islam
Kumpulan Puisi Islam

SYAIR-SYAIR JIHAD

Apa untuk Jihad di Sana Ada yang Mencari Jalan ?
Bagi setiap musibah ada penghibur yang meringankannya
Tapi bagi yang menimpa Islam tiada penghiburnya
Sampai semua mihrob menangis padahal ia benda mati
Bahkan seluruh mimbar merintih sedangkan ia kayu jati
Seorang `Abid yang tunduk kepada Alloh lagi penuh kekhusyu`an
Sedang air mata dari kedua pipinya bercucuran
Kini masjid-masjid telah menjadi gereja di waktu maghrib
Tidak ada di dalamnya selain lonceng dan kayu salib
Itulah musibah melupakan apa yang telah lalu
Dan tidak mungkin lupa walau waktu telah lama berlalu�
Wahai para penunggang kuda yang kurus kelelahan
Seolah ia burung penyambar dalam bidang pacuan
Wahai para penyandang pedang India yang tajam
Seolah ia bara api di kegelapan malam yang kelam
Wahai orang-orang bercengkrama di belakang sungai karena gembira
Di negerinya mereka memiliki kejayaan dan kuasa�
Apa kalian telah mengetahui berita tentang Islam sekarang
Sungguh para pengendara telah berjalan dengan berita mereka
Sungguh banyak para tokoh meminta bantuan
Sedang mereka tawanan dan terbunuh
Namun tidak bergeming satupun manusia
Kenapa saling memutus dalam Islam di antara kalian
Sedang kalian wahai hamba-hamba Alloh adalah Saudara
Apa tidak ada jiwa-jiwa besar yang memiliki cita-cita
Apa terhadap kebaikan ini ada penolong dan pembela�
Hai orang-orang yang untuk membela suatu kaum telah terpecah banyak golongan
Yang karenanya mereka diserang kekafiran dan kedurjanaan
Kemarin mereka raja-raja di istana mereka
Sekarang dalam belenggu kekafiran mereka menjadi sahaya
Andai engkau melihat mereka bingung tiada penunjuk jalan
Berbagai pakaian kehinaan mereka telah rasakan
Andai engkau lihat tangisan mereka saat diperjual-belikan
Tentu engkau terperangah dan diliputi kepedihan�
Ya Robb, bayi dan sang ibu telah dipisahkan
Sebagaimana ruh telah dijauhkan dari badan
Sang puteri yang tak pernah dilihat matahari dengan terbuka
Seolah ia berlian dan batu permata
Kini digiring si bule sebagai budak seraya dihinakan
Matanya menangis dan hati penuh keheranan
Untuk seperti ini hati luluh karena kesedihan
Andai di hati ini ada Islam dan keimanan
Apa untuk Jihad disana ada yang mencari jalan�
Sungguh surga peristirahatan telah penuh dengan hiasan
Bidadari dan para pelayan telah menengok dari kamar-kamar
Mendapatkan kebaikan ini demi Alloh mereka para pendekar
Kemudian sholawat kepada Al-Mukhtar dari Alloh semoga di limpahkan
Sepanjang angin berhembus dan berguncang dahan pepohonan�
HANTARKAN AKU KE SANA�.

Gejolak yang membuncah memenuhi dada ini�
Bersama asa yang rindu mendalam�
Dari hamba yang berlumur dosa dan kealpaan�
Berharap dapat bersua dengan-Mu�
Wahai Rabbul`alamiin�
Dengan taubat ku berharap�
Kuatkan jiwa ini mendatanginya�
Kokohkan langkah kaki ini menempuhnya�
Azzamkan niat ini dalam mencapainya�
Ikhlaskan hati ini menjalaninya�
Aku rindu�aku rindu�aku rindu�
Rindu berjumpa dengan-Mu dalam SYAHADAH�
Rindu bersua dengan-Mu dalam IMAN�
Rindu bersama-Mu dalam TAUHID�
Rindu indahnya hidup dalam naungan ridha-Mu�
Syari`at ISLAM�Daulah ISLAM�Khilafah ISLAM
Duhai Alloh yang tiada sekutu bagi-Mu�
Hantarkanlah kerinduanku ini�
Mudahkanlah�
Lapangkanlah�
Tuk raih cita-cita�
KEMULIAAN HIDUP DALAM ISLAM, ATAU
KESYAHIDAN DALAM PERJUANGAN
Aku berharap termasuk yang Kau hantarkan�.
Ridhai dan kabulkanlah�
Amien ya Alloh, ya Rabbal`alamiin�
MUJAHIDAH DARI BUMI JIHAD

Aku Wanita Mujahidah Sejati�
Yang tercipta dari tulang rusuk lelaki yang berjihad..
Bilakah khan datang seorang peminang menghampiriku mengajak tuk berjihad..
Kelak ku akan pergi mendampinginya di bumi Jihad..
Aku selalu siap dengan semua syarat yang diajukannya..
cinta Allah, Rasul dan Jihad Fisabilillah
Aku rela berkelana mengembara dengannya lindungi Dienullah
Ikhlas menyebarkan dakwah ke penjuru bumi Allah
Tak mungkin ku pilih dirimu.. .bila dunia lebih kau damba�
Terlupa kampung halaman, sanak saudara bahkan harta yang terpendam..
Hidup terasing apa adanya.. asalkan di akhirat bahagia�
Bila aku setuju dan kaupun tidak meragukanku�
Bulat tekadku untuk menemanimu�
Aku Wanita mujahidah pilihan�
Yang mengalir di nadiku darah lelaki yang berjihad�
Bilakah khan datang menghampiriku seorang peminang yang penuh ketawadhu`an�
Kelak bersamanya kuarungi bahtera lautan jihad�
Andai tak siap bisa kau pilih�
Agar kelak batin, jiwa dan ragamu tak terusik,
terbebani dengan segala kemanjaanku, kegundahanku, kegelisahanku�
terlebih keluh kesahku�
Tak mungkin aku memilihmu�
bila yang fana lebih kau cinta�
Lupa akan kemilau dunia dan remangnya lampu kota�
lezatnya makanan dan lajunya makar durjana�
Sebab meninggalkan dakwah karena lebih mencintaimu�
dan menanggalkan pakaian taqwaku karena laranganmu�
Meniti jalan panjang di medan jihad�
Yang ada hanya darah dan airmata tertumpah�
serta debu yang beterbangan,
keringat luka dan kesyahidan pun terulang�
Jika masih ada ragu tertancap dihatimu�
Teguhkan `azzam`ku tuk lupa akan dirimu�
Aku wanita dari bumi Jihad�
Dengan sekeranjang semangat berangkat ke padang jihad�
Persiapkan bekal diri menanti pendamping hati, pelepas lelah serta kejenuhan�
tepiskan semua mimpi yang tak berarti�
Adakah yang siap mendamaikan Hati ??
Karena tak mungkin kulanjutkan perjalanan ini sendiri�
tanpa peneguh langkah kaki.. pendamping perjuangan�
Yang melepasku dengan selaksa do`a�
meraih syahid� tujuan utama�
Robbi� terdengar panggilanMu tuk meniti jalan ridhoMu�
Kuharapkan penolong dari hambaMu� menemani perjalanan ini.
PRINCE OF JIHAD

Aku
Apa gerangan yang dilakukan musuh pada diriku
Aku, sungguh surgaku ada di hatiku
Dan taman-taman yang indah ada di dadaku
Ia selalu terus ada tetap bersamaku
Dan selalu ikut kemana saja kepergianku
Tak seorangpun bisa merampasnya dariku
Aku, andai mereka sampai membunuhku
Maka itulah waktu khalwat bersama Tuhanku
Dan jika mereka berani membunuhku
Sungguh, itulah bentuk kesyahidan bagiku
Dan merekapun akan segera menyusul kepergianku
Dan jikalau mereka dari negeri ini mengugusurku
Maka ku anggap itulah bentuk wisataku
Aku adalah aku yang mengerti benar jalan hidupku
Aku takkan pernah peduli dengan orang yang mencelaku
Selagi Allah tetap ridha dan mencintaiku
Aku tahu bahwa thaghut tidak menyukaiku
Tapi itu tidak masalah selama aku ada di jalan Tuhanku
Dan mana mungkin syaitan menyukai ajaran Nabiku
Tauhid akan kujunjung di atas kepalaku
Dan Pancasila syirik kan ku injak dengan kakiku
Hukum ilahiy ku angkat tinggi dengan tanganku
Dan undang-undang kafir kan ku tebas dengan pedangku
Enyahlah hai hamba thaghut, kalian adalah musuh abadiku
Dan aku adalah musuhmu sepanjang hidupku
Bila kalian ragu dengan ajaran tauhidku
Dan merasa benar dengan ajaran musuh Tuhanku
Mari kita mati bersama !  kamu dan aku..
YA MUJAHID

Ya mujahid ��
sungguh apabila maut berjumpa dengan engkau
akan lari pucat pasi dan mencari jalan untk kembali
sambil melarikan diri kmatian takut dengan engkau
ya mujahid��
engkau selalu mencintainya dimanapun engkau berada
tiadalah engkau berlambat lambat darinya ataupun maju mendahuluimu
maka engkau dapati celaan dalam mencintainya amatlah nikmat
terasa senang mengingtnya maka biarkan celaan mencela engkau
ya mujahid��
engkau tegak berdiri dan tak ada keraguan dalam kematian bagi orang yg tegak berdiri
seolah olah engkau berada dipelupuk sang maut yg tengah tertidur
lewat padamu para perwira yg tengah luka dan cedera sementara wajahmu tetap putih berseri;
mulutmu tetap tersungging senyum
ya mujahid��
adakah raja itu memiliki daging di atas meja hidangan
apabila pedang-pedangmu masih kehausan dah burung burung masih kelaparan
sampai aku kembali pena penaku mengatakan padaku
kemulian itu milik pedang bukan milik pena
ya mujahid��
andai aku masih diberi umur , akan kujadikan perang sebagai ibu
tombak sebagai saudara dan pedang sebagai bapak
dengan rambut kusut masai terseyum meyongsong kematian
hingga seolah-olah ia mempunyai keinginan dalam kematian nya
berjalan cepat,, cepat,,jangan sampai terlambat
hingga hampir hampir ringkikan kuda melemparku dari pelananya
lantaran gembira dan melonjak-lonjak menyongsong perang
ya mujahid��
semoga allah merihoimu semoga allah merahmatimu
hingga dalam seyummu yg indah
engkau ingin mengatakan pada kami
aku sudah menepati janjiku aku sudah menjual diriku
maka kapan giliranmu wahai saudara maka kapan giliranmu wahai saudara??
ZIONIST ? SALIBIS ? OUT !!

Belum kering tetesan darah saudaraku yang tumpah,
karena ulah tangan kotor anda
Belum berhenti tangis adikku ditinggal ibu tercinta,
Karena keconkakan tangan najis anda
Belum habis kepulan debu rumahku terhantam hancur,
Karena buldoser laknat milik anda
Belum reda teriakan takbir ayahku mempertahankan Izzatul Islamnya,
Karena paksaan dan propaganda dusta anda
Kami berjanji��..
Tidur anda tidak akan pernah nyenyak
Makan anda tidak akan pernah nikmat
Tiap tarikan nafas anda tidak akan pernah lega
Meski ruh-ruh kami menguap ke angkasa
Semangat jihad kami senantiasa mengganda
Menjadi syaithon pengganggu ketenangan anda
Hai�anda dajjal berwajah bush�.dajjal berwajah blair�.
Dajjal berseragam tentara sekutu�
Kami katakan�..
Anda tidak akan pernah merasakan kemenangan,
Anda akan menelan kehinaan dunia dan keburukan akhirat
Mengekor, menjadi bayang hitam setiap waktu
Hingga ALLOHU TA`ALA menurunkan azab pada anda dan teman-teman anda!!!
IZINKAN AKU BERCERITA TENTANGMU...!!!

Jangan pernah lelah wahai Mujahidku
Karena ku kan senantiasa dibelakangmu untuk mendukungmu
Jangan kau tengok ke belakang, lihatlah kedepan
Didepan ada musuhmu, musuh Tuhan kita
Jadikan mereka terhina dengan kekuatanmu
Janganlah ragu untuk melepaskan peluru dari selongsong senapanmu
Bidiklah tepat dijantungnya
Jadikan ia mati sia-sia, tak memberi kemenangan bagi sekutunya
Maju terus jangan pernah menyerah
Lepaskanlah duniamu
Karena sungguh dunia ini hina
Sesungguhnya disisi Tuhan kitalah sebenar-benarnya kebahagiaan
Ingatlah isteri-isteri akhiratmu menunggumu dengan penuh cinta
Mereka senantiasa mendendangkan syair kerinduan
Hanya untukmu, hanya untukmu
Disaat kau pulang dengan membawa kemenangan
Maka janganlah kau merasa puas hingga Allah memenangkan agama ini atau kau menemui syahid dimedan itu
Dua pilihan yang menguntungkan, bukan?
Siapakah yang tidak suka dengan perniagaan demikian?
Sungguh merugi bagi orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat
Bukankah kau tidak demikian?
Kau sering bercerita kepadaku tentang indahnya syurga
Dengan berbagai kenikmatan didalamnya
Dan akupun mendengarkan dengan seksama
Betapa indahnya jika kita termasuk penghuni didalamnya
Menuai keridhaan-Nya selamanya
Wahai Mujahidku�aku sering melihatmu bercucuran air mata
Dan seketika itu kau tersungkur bersujud
Memanjatkan sebuah do�a
Aku tak bisa mendengarnya karena suaramu tertahan oleh gejolak didadamu
Namun ku tau
Itu adalah gemuruh kerinduanmu padanNya
dan kau memohon untuk bisa membela saudara-saudaramu dari para Thagut kaum kuffar
mengembalikan izzah mereka
wahai Kekasihku�ku kan senantiasa berdoa untuk mu agar harapanmu terpenuhi
untuk bisa kembali ke medan pertempuran itu
sungguh aku ridha jika harus dua kali atau bahkan berulang kali ditinggal olehmu
meski kerinduanku belumlah pupus
meski sajadahku belumlah kering karena banyaknya air mata kerinduan mengharap hadirmu disisiku
meski hari-hariku kan kembali sepi oleh canda dan petuahmu
meski kau tak lagi mengimamiku shalat
meski kau tak akan menyakasikan kehadiran Mujahid kecilmu menghirup udara kehidupan
aku ridha, sungguh aku ridha
asalkan Rabb kita memperkenankan kita bersua dan berkumpul di JannahNya
untuk selamanya
Jika kita tak berjumpa kembali
Maka kan ku semai cintamu disyurga
Dalam istana takwa
senyumku mengembang jika ku membayangkannya (syurga)
namun ku tak bisa menyembunyikan rasa cemburuku pada bidadari bermata jeli
yang akan membagi kasihmu dengan ku
kecantikan mereka tiada tandingan
meski kau selalu menyanjungku tiap pagi dan malam hari
namun seperti yang kau tau aku adalah wanita pecemburu
jiaka rasa itu menyerang maka aku kan mengingat kata-katamu
�kecantikan bidadari memang tiada duanya namun wanita dunia lebih mulia dan tiada tandingannya karena mereka bersusah payah beribadah sewaktu didunia�
Dan seketika itu pula hatiku riang
Ahhh..kau selalu mengerti bagaimana caranya membuatku senang
Wahai pujaanku�.tiada berita yang lebih kusukai selain berita tentang kesyahidanmu
Oleh karena itu janganlah berhenti untuk mengharap syahadah pada-Nya
Mudah-mudahan Allah melapangkan jalanmu menujuNya
Kau ingat bukan Rabb kita telah berfirman
�Barang siapa menolong agamanya maka dia akan menolongnya pula�
Yakinlah itu
Wahai kekasih hati�.jangan pernah ragu untuk meninggalkanku kembali
Jangan fikirkan aku
Karena ku kan baik-baik saja
Ku kan setangguh isteri Handzalah
yang merelakan malam pengantinya
untuk memenuhi seruan-Nya
Kan kutopang hidupku tanpamu
Karena kini ku telah terbiasa
Kau yang mengajarkannya padaku, bukan?
Bukankah kita telah berkomitmen dari awal perjumpaan
dan saat ijab Kabul diucapkan
untuk mendirikan bangunan kasih kita diatas jalanNya
hingga syahid menjemput?
Kita tau perjumpaan didunia adalah sementara
Karenanya kita memohon perjumpaan yang kekal
Hingga kau dan aku tak terpisahkan lagi oleh ruang dan waktu
Allaahumma Amiin
Salam rinduku untuk mu selalu
�Aisyah-mu
INI DARAH KAMI, MANA DARAH ANDA???

Di sini kami mencari kematian, kemenangan hanya di sisi ALLAH. Saat anda tertidur dalam kehangatan selimut daging-daging manusia Bosnia, dalam kesejukan atap-atap runtuh Chechnya, dalam kelembutan kehormatan wanita Afgan, dalam mimpi indah daratan Palestina, dalam buaian dongeng rakyat Irak.
Kami merayap mencari mati. Kami tidak ingin tidur. Kami takut dengan kesenangan dunia, kami takut seperti anda, kelak menjadi tamak. Tamak pada kesenangan semu, tamak pada kesombongan, tamak pada kebohongan. Kami haus darah. Darah anda, teriakan kesakitan anda, kekalahan anda, kerugian anda dan ketakutan anda; semua itu menjadi penghibur kami, penghibur kesepian kami, pengisi waktu kami.
Sebelum kami berjumpa dengan Robb kami, dengan membawa bendera kemenangan.
Kami yakin Rabb kami penuhi janji, kami yakin Al Qur`an benar adanya, kami yakin sabda Rasululloh, kami yakin Islam akan selalu berkibar dan menyebar serta menjadi yang terbenar.
Setiap tetes darah kami di sini, adalah janji syurga dan kemenangan akhirat semakin mendekat. Setiap peluh keringat kami di sini, adalah yakin membersihkan tanah Islam yang telah ternajisi tapak-tapak kaki anda. Pekikan kami adalah lagu-lagu suci, pengagung yang Teragung.
Takbeeer!!!
AJARILAH AKU WAHAI SYAHID
                           
Ajarilah aku wahai Syahid
Ajarilah aku, bagaimana bisa mati Syahid
Ajari aku agar bias mati terpuji
Ajari aku, bagaimana aku harus patuh kepada Rabb-ku,
Meninggalkan dunia, nun jauh di sana
Ajari aku, bagaimana meninggalkan keluarga-ku
Dalam keadaan teguh dan sabar, seperti gunung yang kokoh
Ajari aku, bagaimana meninggalkan anak-anak ku
Dengan menunduk dan menata hidup baru
Kupasrahkan orang-orang yang ku cintai, kepada yang Maha Penyayang
Tidak ada yang menyantuni ayah ku, selain yang Maha Penyayang
Demi Rabb-mu, ajari dan katakan pada ku
Apakah kamu tidak pernah menginginkan kehidupan?
Beritahu aku kabar gembira itu, wahai kekasihku
Nikmat apa yang kau lihat pada orang yang mati Syahid?
Wajah mu adalah cahaya yang tidak menjemukkan pemandangnya,
Kata-katamu adalah kebenaran, dan telah ada buktinya
Diam mu adalah berpikir, kau tidak suka banyak bicara
Urusan mu adalah serius, dan jauh dari senda gurau
Bangunlah saudara ku, bulatkan tekad mu
Setelah itu, engkau tidak akan takut lagi!
ALLAHU�AKBAR,,!!!

Syair nya Orang-Orang Kuat
Bangun dan tinggalkanlah tidur panjang �
Sungguh Islam telah kembali �
Di jalan Alloh kita telah berjalan dan mengumandangkan jihad �
Kelompok orang mukmin telah bangkit �
Dengan para pemuda yang jujur �
Dalam malam-malam nestapa mereka berjalan �
Di belakang Al Qur�an yang nyata �
Mereka tidak peduli dengan berbagai kesusahan di antara taring-taring zaman �
Bangun dan tinggalkanlah tidur panjang �
Sungguh Islam telah kembali �
Di jalan Alloh kita telah berjalan dan mengumumkan jihad �
Sampaikanlah kabar gembira kepada manusia �
Dengan subuh yang terbit dengan terang �
Wahai malam-malam para pendholim �
Wahai kehinaan orang-orang yang bermain �
Wahai kesia-siaan selama bertahun-tahun �
Telah datang janji yang nyata �
Kami telah datang kepada kalian dengan membawa senapan dan qur�an yang nyata
Apakah anda masih kurang dengan Puisi Islam diatas, silahkan Cari Puisi Islam di sebelah kanan, masih banyak Puisi-puisi Islam yang lainnya dan Kami ucapkan banyak terimakasih atas kunjungannya.

Kumpulan Puisi Islami Terbaik dan Terbaru 2012


10 out of
10

based on
1873942 ratings.

Hanya Allah

|| || , || Leave a komentar

HANYA ALLAH
Puisi Murni Oktarina

Hanya Allah yang selalu menyayangi kita
Tanpa meminta balasan apa-apa
Hanya Allah yang selalu membantu kita
Disaat lagi memderita

Hanya Allah yang patut dicintai
Karena Dia lah yang bisa member I kebahagian abadi
Hidup dan mati ada di tangan-Nya
Hanya Dial ah segalanya bagi kita

Kasih sayang Allah tak akan pernah berhenti
Sekalipun kita pernah mengkhianati
Meski kita terkadang ingkar pada-Nya
Allah akan membukakan selalu pintu taubat-Nya

Menghamba kepada Rabb

|| || , || Leave a komentar

MENGHAMBAKAN KEPADA RABB
Puisi Ahmad Sofani

Tentang kemahaan Rabb kita memulai sebuah perjalanan,,
Perjalanan dimana kita selalu mendapat jalan,
Jalan yang terbaik yang selalu menyertai kita kawan,

Allah, Rabb semesta alam, Rabb yang mencipta asa : cita dan cinta,
Pada setiap makhluk yang telah Dia beri Nyawa,
Pada setiap jiwa yang kan selalu membuat dunia makin indah merona,,,

Tentang kita, makhluq yang selalu kufur akan nikmat-Nya,
Yang selalu menganggap kita hanya mendapat ujian semata,
Tapi taukah kita, segala yang ada pada kita adalah Nikmat semua???

Wahai Rabb yang tak pernah tidur,
Wahai Rabb yang slalu terjaga dari segala alfa,
Ku simbahkan raga dan jiwa memohon ampun,
Akan ribuan dosa yang menempel membekas di nafas manusia.

Kini, pantaskah kita menkufuri nikmat-Nya?
Walau telah jelas kita lah yang selalu menutup mata??
Akan segala Rahmat dan Maghfirroh-Nya?
Hmmmm,,,, maka Nikmat Tuhan mu yang Manakah yang kau dustakan???

Tuhan - Puisi Siti Halimah

|| || ,, || Leave a komentar

TUHAN
Puisi Siti Halimah

memohon...
meminta....
hanya kepada Engkau.

mengadu...
berlindung...
hanya kepada Engkau.

kaulah Tuhan kami.
Tuhan yang menciptakan seluruh Alam.
Tuhan yang memberikan kami rizki

itulah Engkau...
seseorang yang di agungkan.
seseorang yang dipuji.

tanpamu, kehidupan tak pernah ada.
ibuku, ayahku tak pernah ada.
dan aku, tak mungkin ada sampai sebesar ini.

terima kasih Tuhan...
tanpamu, aku bukan siapa-siapa.

Ku Mengemis Kepada-Mu

|| || ,, || Leave a komentar

KU MENANGIS KEPADA-MU
Puisi Mahrus Sholeh

Subhanallah, Wal-Hamdulillah, Wa-La Ilaha Illallah, Wallahu Akbar
Dengungan Tasbih, Tahmid, serta Takbir berkumandang Sedu
Lautan manusia begitu Khusyu� memuji  tuhannya
Terangkat hamparan luas hati yang keruh untuk bisa menyadarinya
Akan kebesaran dan Keagungan tuhannya

Ku berpikir sejenak lalu ku berkata � Ada Apa Denganku ? �
Mengapa bisa Demikian yang terjadi padaku ?
Secercah Asa ku Tancapkan tuk meraih Ampunan Ilahi
Secuil Asa ku hamparkan tuk meraih Ridho Ilahi
Sedikit Asa ku lapangkan tuk meraih Rohman-Rohim-Nya Ilahi

Namun, Sebesar apapun Asaku untuk dapat Menuju tuhanku
Ku meminta tuhanku yang Maha Agung dengan sebuah pernyataan yang penuh harap
� Bagaimana aku bisa meraih ampunan dan Ridho-Mu ? �
� Sampai Kapan Aku Mengemis Kepada-Mu ? �

Ah��..
Itu hanya Siulan Dariku yang Tiada Ma�na
Hatiku tetap tertunduk patuh pada Ilahi
Demi mencapai asa yang tinggi serta di Ridhoi

Rindu Sang Rasulullah

|| || , || Leave a komentar

RINDU SANG RASULALLAH
Puisi Husnul Khtotimah

Hari hari berlalu
Siang pun telah berganti malam
Berabad-abad sudah berlalu
namun namamu masih melekat di hatiku
tak pernah aku bertemu atau berjumpa denganmu
tak pernah aku melihat langsung dakwahmu
namun sinar cahaya itu mampu menebus zaman dan ruang
menembus perbedaan di antara seluruh umat manusia
cahaya itu tak pernah redup sampai akhir zaman

Ya Nabi,Ya Rasulullah
 begitu agung namamu
bergetar hati ini , menangis , rindu bertemu dengan mu
rindu pada suri tauladan yang kau berikan
rindu pada kesederhanaan dan kepedulianmu
rindu pada kedamaian yang kau ciptakan

Ya Nabi,Ya Rasulullah
Betapa indah akhlaqmu
Bagai cahaya keindahan al-Quran
Rindu kami padamu sepanjang waktu
Engkaulah cermin bagi hidup kami
Engkaulah petunjuk perjalanan kami
Engkaulah mata air hati dan pikiran kami
Wahai teladan yang tak pernah padam

Ya Nabi,Ya Rasulullah   
Betapa suci akhlaqmu
Bagai cahaya kesucian al-Quran
Hadirkanlah cintamu dalam ibadah kami
Ajarkanlah ketabahanmu dalam doa kami

Rahasia - Puisi Efoel Lintang

|| || ,, || Leave a komentar

RAHASIA
Puisi Efoel Lintang

Alif
Lam
Mim
Alif
Lam
Roo
Kenapa harus sapi betina
Kenapa bukan onta
Yang gagah perkasa di padang pasir
Kenapa bukannya burung ababil
Yang  gagah perkasa di udara
Kenapa juga bukannya gajah
Ataupun
Hiu yang menyelamatkan NUH
Entahlah
Ada rahasia apa di balik ini semua
Sesak napasku
Bergejolak darah di otakku
Tuk mencerna semua
Tpi semua tetap gelap
Kelam
Bahkan
Tak bisa terbaca sama sekali
Walau sampai meledak urat nadiku
Hancur syaraf otakku
Tak ada jawab yang ku dapat
Ketika kutanya rumputpun tak menjawab
Kutanya bulanpun membisu
Semua hening
Semua bisu

Lubuklinggau januari 112012

Pengakuan

|| || ,, || Leave a komentar

PENGAKUAN 
Puisi Juli Pradipta

Dan bila resah ada dihatiku
Ketika aku berada dihadapan pilihan
Tanpa ku tahu hasil dan endingnya...

Aku bersimpuh padamu
Aku tahu aku bukan orang yang sempurna
Aku tahu aku bukan orang yang punya segalanya
Dan aku bukanlah manusia yang lepas dari dosa

Namun izinkan aku
Ridhoi aku
Gapai citaku
Tanpa asaa dihatiku..
Tetapkan dan kukuhkan kepercayaan ku....
Aku tahu..tanpa-Mu aku tak mampu
Aku takkan bisa...

Mutiara Dalam Munajat

|| || ,, || Leave a komentar

MUTIARA DALAM MUNAJAT
Puisi Shusy Anggraini

Saat Lahir, aku sangat mensyukuri nikmat Mu atas kelahiran diriku,
Bertemu dengan keluarga sederhana yang memiliki latar belakang keislaman
Saat Balita, Aku bersyukur atas cinta kasih yang diberikan kedua orangtuaku
Yang merawat diriku sejak masih kecil dengan kasih sayang

Saat remaja tiba, aku ingat masa-masa jahiliyah itu,
Masa-masa remaja yang membuat para pemuda terlena
Masa-masa remaja yang naif dan congak akan dunia
Masa-masa remaja yang sombong dan angkuh dalam mencari jati diri mereka
Yang berkata, inilah aku, inilah duniaku, dan aku tak pernah perduli siapapun diriMu,

Kalau bukan karena rahmat dan kasih sayangMu
Mungkin saat itu diriku telah menjadi sampah, yang mati muda dalam kesia-siaan

Saat Dewasa dan Menikah, dengan segala kebaikan dan anugerah dariMu
Kau berikan aku pekerjaan, penghidupan dan cinta seorang manusia kepada diriku
Kau berikanku suami sholeh dan anak-anak yang lucu
Kau berikan aku mahligai rumah tangga yang sakinah, bahtera keluarga yang mawaddah
Dari semua nikmat yang engkau berikan kepadaku sejak aku lahir, balita, remaja, dewasa

Hingga menikah, hanya sedikit sekali aku bersyukur kepadaMu,
sekali Tasbih dan Hamdalah yang terucap dari bibirku,
sedikit sekali tangan ini berada diatas untuk beribadah kepadaMu,

Tiadalah daun yang jatuh ditengah rimba tanpa sepengetahuan diriMu,
Tiadalah semut hitam yang berjalan ditengah malam
diatas batu hitam yang tidak engkau ketahui.

kami menggapai derajat yang tinggi dalam naungan saum-saum kami,
dalam qiyamulail-qiyamulail yang akan kami lewati,
Jangan biarkan malam-malam kami terlewat begitu saja
Jangan biarkan siang-siang kami berlalu sia-sia

Meskipun airmata ini telah mengering, tapi rasa harap ini tak pernah berhenti,
Kami butuh pertolonganMu Yaa Zat yang membolak-balikan hati
Kami butuh bimbinganMu untuk meneruskan sisa-sisa usia kami
Agar jiwa-jiwa ini tak lagi gelisah, hati ini tak lagi merasa resah

Saat ketetapanMu datang menjemput kami
Saat takdirmu menyapa umur kami, Lirih kami berucap dalam hening
Dalam sepi yang menemani, dalam desir angin sayup-sayup terdengar
Dalam gumam kecil yang membasahi bibir

Subhanallah, walhamdulillah. Walaailahailallah, wallahuakbar
Subhanallah,��.walhamdulillah,�.. walaailahailallah,�.. wallahuakbar
Subhanallah,��. Walhamdulillah���� walaailahailallah,� wallahuakbar

Simponi Untuk Rumi

|| || ,,,, || Leave a komentar

SIMPONI UNTUK RUMI
Puisi Cucuk Espe

/1/
Mestinya hujan turun malam ini
Agar embun berkicau esok pagi
Di pucuk dedaun di sela angin
Dan jatuh di lorong bebatuan dingin
Seperti syair Rumi tentang alam damai
Semesta tanpa bentak-bantai
Semesta tanpa air mata di lantai

�Aku tak hidup seperti air
Yang diam terus mengalir
Meski takdir menghantam
Dan hidup telungkup di titik nadir�

�Aku adalah hitam bebatu
Hidup harus saling tipu
Makrifat jaman baru
Sekedar hidup matikan kalbu�

/2/
Mestinya tak ada badai malam ini
Biarkan gelombang pasang melandai
Tapi apakah artinya menjadi manusia
Jika amarah menjadi agama
Jika amuk massa adalah syariatnya
Jika caci maki rukun doanya

�Manusia baru harus siap diadu
Seperti binatang di altar Romawi
Jauhkan hasrat manusiawi
Karena di sini dilarang menjadi
Makhluk sejati seperti syair Rumi�

�Kisah kebaikan telah usai
Sejak merahnya matahari tenggelam
Oleh beringas hujan tanpa henti
Dan Tuhan meninggalkan urat nadi
Seperti simponi tak selesai�

Jakarta, 2011

Cinta Hingga Akhir

|| || ,, || Leave a komentar

CINTA HINGGA AKHIR
Puisi Penyair Tanpa Nama

Bismillahirahmannirrahim,
Cinta pada ilahi
menyinari hati yang kusam
cinta pada manusia
membawa seribu suka dan luka
buat insan yang bergelar khalifah
yang sempurna ciptaan nya
yang punya segala tanggungjawap
ingatlah kita hanya hamba Allah
semua sama sahaja hanya iman
yang menjadi jurang pertimbangan disana
dan wajip bagi kita selalu beriman padanya
menyembahnya
bersama penyerahan
diri yang iklas
cinta padanya
cinta suci
cinta abadi
cinta yang Esah
Cinta Hingga Akhir..cinta Maha Esah..Allahuakbar!
June indah...041211.846pm

Hanya Pada-Mu Ku Memohon

|| || ,,, || Leave a komentar

HANYA PADA MU KU BERMOHON
Puisi JN

Dalam peluk kan masa yang tiada henti
tiap detak jantung dan nafas yang tersisa
aku menjalani dengan seribu suka duka
yang tiada jemu hampiri tanpa belas kasih
masa berlalu kadang ku ingin ia terhenti
saat aku bahagia..

Tiap masa yang ku hitung
ku menyimpan cita yang indah
pada semua perjalan hidup
menujuh jalan mu Ya Allah!..

Tapi selalu cita ku itu kecundang
senyum ku sering menghilang pada
kepekatan derita yang tiada jemu
menghempas suka duka pada hati ini

Ya Allah!
aku sedar aku lemah dalam
menjalani ujian mu..
tanpa ku sedari tiap masa
yang ada Engkau sentiasa
memberi sinar bahagia pada hambah mu ini

Aku terleka Ya Allah..
Ampun kan hambah mu ini
kembalikan senyum ku pada hati
dan jiwa ini..
biar sisa hidup ku ini ku jalani
dengan senyuman yang hangat di hati

Dan ingin ku hindari segala duka di hati
walau ia hadir sekali pun akan ku perangi
dengan iman di dada agar ku tak tersesat
di dalam menjalani hidup di dunia mu ini

Kini ku ingin rawati relung duka di hati
walau sudah tercalar tapi mengingati mu
mengembalikan kekuatan yang hadir
bersama sinar indah pelangi di jiwa

Terima kasih atas senyuman ini
aku bertamba tegar bersama doa-doa
setia cinta dan kasih untuk Mu..

Lalu ku perpaling pada punggung waktu
yang tiada henti berlalu tanpa menoleh
ku disini..

Akan ku isi dada ku ini dengan kenangan terindah
biar hangat senyum ku bersama detik waktu
walau samar-samar sesaat di hati akan ku
buang segala pori-pori duka yang berlalu

Lalu ku menadah tangan memohon pada Mu
Ya Allah!..
bersama rindu di hati pada mu
sentiasa kan aku mengingati mu
sentiasa redha
dan sentasa bersyukur pada mu!...KERANA!..

Hebatnya Cinta Banyak Dugaan

|| || ,, || Leave a komentar

HEBATNYA CINTA BANYAK DUGAAN
Puisi JN

Hebatnya dugaan cinta ku ini
pada sidia yang ku kasihi
rindu melanda tanpa ku pinta
resah di jiwa mengodah diri

Hebatnya dugaan cinta ku ini
pada dia yang Maha Esa
godaan dunia sering hampiri
mengharapa iman yang sering rapuh!

hebatnya dugaan cinta ku ini
pada dia cinta hati ku
mengharap dia beriklas kasih
mencintai ku seada-nya..

Hebatnya dugaan cinta ku ini
pada dia Maha pencipta Allah yang satu
berbagai kerena masa kini
kadang ku teguh kadang ku lemah...inilah hakikat cinta ku alami!

Hebatnya Cinta Banyak Dugaan...
semoga ku sabar menghadapnya...InsyaAllah!..

Doa ku pada-Mu, Tuhanku

|| || ,,, || Leave a komentar

DOAKU PADA-MU, TUHANKU
Puisi Penyair Tanpa Nama

jalan ku tak sampai,
di saat senja yang pancarkan cahaya keemasan,
aku terhenti di tengah jalan menuju malam,
aku terperangkap dalam jejaring setan,

sulit aku lepas,
hingga saat ni aku hanya bisa menangis dalam hati,
kapan aku bisa lepas?
tolong aku!
aku ingin lepas dari duri berapi ini,
maafkan aku Tuhan,
hambamu lalaikan sujud.

bantu aku ke jalan yang benar,
tuntunlah aku,
sampai malam hingga sunyi sepi,
keindahan datang hampiri.

Perkenankanlah Doa Hambamu Ini

|| || ,,, || Leave a komentar

PERKENANKANLAH DOA HAMBAMU INI
Puisi NN

Udara malam menghayalkan jauh minda ini
ku buka jendela merenung padanya gelap
dengan bintang yang indah sekali menyinar
hati berkata ..SubhanaAllah..Indahnya Ciptaanyer!

Tiba-tiba terasa sayu hati mengenang diri
adakah cinta ku ini masih kukuh padanya
pencipta alam ini?...tanpa ku sedari ada butiran
hangat mengalir ke pipi....

Terasa cintanya merasuk di jiwa ini..Ya Allah!
ku tutup jendela dan ku bergegas
mengambil air menyuci hati dan jiwa
dan ku ambil sejadah menyembah diri padanya..
di akhir sembah ku,
ku berdoa..

Ya Allah ..
Ampunilah dosa-dosa kami,
Lindungilah kami daripada segala bencana dan penyakit-penyakit yang berjangkit,
Jadikanlah kami, hambaMU yang sentiasa taat dan tabah dalam menghadapi dugaan,
Bantulah kami dalam memperbaiki amalan dan perlakuan kami,
Bantulah kami dalam meningkatkan keimanan kepadaMU, Ya Allah,
Bantulah kami dalam menjadi hambaMU yang taat dan patuh kepadaMU,
Ya Allah..
Ya Rahman..
Ya Rahim...
Permudahkan kami dalam menghadapi dugaanMU,
Ya Allah...
Berikanlah setiap saat ku sentiasa
Bersyukur pada mu..
Jiwa keredhaan dan keiklasan di setiap Amal ku..

Perkenankanlah Doa Hamba Mu Ini..Ya Allah!
Aminnnn.....

Semogaku Bagian Dari-Nya

|| || ,,, || Leave a komentar

SEMOGAKU BAGIAN DARI-NYA
Puisi Penyair Tanpa Nama

Telah lama ku amati tentang
sebuah perkataan"CINTA"..
malam ku mencari arti tiap perkataan itu,
siang ku mencari jawabanya...

Namun jawaban yang pasti sukar ku temui
perkatan cinta sering di "Agungkan"pada
setiap pujangga cinta, puisi,sajak dan apa jua,
hati berkata indah ke Cinta itu??..eeeemmm?..

Indah pada yang setia dan berbahagia
tapi menderita dari bahagia itu sering
menjadi ingauan pada kecewaan
pada setiap derita yang mengiringi!...iiissshhh!

Mentari saja tak setia pada setiap hadirnya pagi
ini kan manusia yang sering rapuh pada keindahan
yang mengodah pada setiap insan yang lemah
ujian cinta itu maha hebat pada hati yang mencintai

Tapi bagaimana jua cerita cinta itu
cinta jua sering di agungkan,
kerana pada yang mabuk cinta..cinta itu mengasyikan!
terlupa pada cinta yang Abadi dan indah.

Yaitu cinta pada Allah
kalau kita dapat rasakan
kehangatan cinta ilahi
itu fuuuhhhh! Indah bangget!kerana,

Mencintainya tanpa syarat
tiada yang bernama kecewa
balasan cinta kita ke dia
pastikan akan membahagiakan
dunia dan akhirat mu..SubhanaAllah!

...Semoga ku Sebahagian Darinya..Mencintainya setulus hati ku selamanyer..

Setiaku Abadikan Hanya Pada Mu

|| || ,, || Leave a komentar

SETIAKU ABADIKAN HANYAY PADA-MU
Puisi Penyair Tanpa Nama

Dalam diam hati berbicara
dalam berbicara mindah berfikir
semua soalan kehidupan
berlegar menanti jawapan

Satu persatu sandiwara dunia
melangkau melintasi tiap langka ku
suatu yang tak pernah ku fikir
menguji keimanan di hati

Kenapa dunia semangkin tandus
tandus pada,
keimanan, belas kasihan
kasih sayang
cinta,

Semua terasa bagai kepuraan
tiada yang seiklas dan semurni
yang di lafazkan di hati! jiwa meronta!uuurrrgggh!
kenapa tiada lagi hujan
atau embun yang dingin
pada,
keimanan,
belas kasihan,
kasih sayang,
cinta,

Ataukah manusia masa kini
sudah terlalu canggi hingga tiada
penting semua itu??..
jangan ya Allah
terjadi pada hati ini
biar kasih ku seiklas dari jiwa ini
jadi kan aku manusia sentiasa punya cinta
terutama cinta ku pada mu Ya Allah!...
setia ku abadi kan hanya pada Mu..!

Itu Semua Rahsia DariNya

|| || ,, || Leave a komentar

ITU SEMUA RAHASIA DARI-NYA
Puisi Penyair Tanpa Nama

Berbisik rindu di dalam hati
mengukir kata-kata indah yang
sangat mengasyikan rindu kekasih
yang jauh dan hati berbisik jua
adakah dia merindui ku sama?...ada ke sayang?eeemm.hehe!

Berbisik rindu pada yang Esah
menghimpun doa penuh syadu di dalam kalbu
memohon keampunanya pada setiap dosa
hati terlalu syadu merindui keredhaanya
semoga rindu ku ini selamanya untuknya..SubhanaAllah!..

Berbisik cinta di dalam hati pada dia
yang sangat ku sayangi berserta doa
semoga dia sihat-sihat di dalam kejauhan
kerana cinta ku ini tulus iklas hanya padanya..dengar la sayang..Ya!

Berbisik cinta pada Ilahi
sentiasa bersyukur atas segalanya
sabar menerima ujian dan dugaan darinya walau
payah dan derita sekali pun kerana semua itu
menguji sejauh mana cinta ini padanya..hamba ini akan tabah..Ya Allah!

Dan...
berbisik kasih dan sayang
masa jua penentu segalanya
kerana...

Itu Semua Rahasia Darinya...
Akan ku terima apa jua yang yang hadir...InsyaAllah!..