Tampilkan postingan dengan label Puisi Uncategories. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Uncategories. Tampilkan semua postingan

Tepian Jalan

|| || , || Leave a komentar

TEPIAN JALAN
Puisi Vinka Cintia Dewi

Kaki gontay menapak langkah
Menopang raga yang tak bertuan
Riuh angin menyibak keheningan
Mengiringi dentuman kaki dalam setiap ayunan
Berjalan... melangkah...
Berjalan.. dan terus melangkah..
Tak ingin ku berhenti
Tak dapat pula kembali
Hanya ingin berjalan dan terus berjalan
Memandang ke depan
Menjauhi segala keasingan
Mencari ingatan yang perlahan pudar

Ku ayunkan satu demi satu
Langkah demi langkah
Tak peduli duri dalam tanah
Tertatih ku dalam perih
Namun ku harus tetap melangkah
Hingga di akhir ayunan kakiku terhenti
Karena tepian jalan yang ku temui
ku tertunduk
Tak kuasa menopang raga ku berdiri
Hanya tanah yang kini dapat kucium

Tanpa Judul

|| || , || Leave a komentar

TANPA JUDUL
Puisi Kedy Love Story

Malam ini kala mati lampu
Sungguh gelap tak terkira
Tangan ku pun mulai meraba raba

Mencari dirimu....
Lama ku meraba raba
Namun tak jua kutemukan dirimu
Sedih hatiku

Malam makin kelam
Lampu masih mati
Kucoba meraba raba lagi mencarimu

Wow..... akhirnya kutemukan
Benda panjang ini
Ku gengam sejenak kucoba menhidupkan

Oh...tanganku meraba raba lagi
Mencari dirimu...
Dimana dirimu?? KOREK API
Untuk menghidupkan benda panjang ini LILIN
Agar terang lagi malam ini
Terima kasih.....

Ada - Puisi Edo Kekhen

|| || , || Leave a komentar

ADA
Puisi Edo Kekhen

Ku melihat di sekeliling
Hanya ada sunyi sepi menyelinap
Di mata terlelap
Akan bersama angin menggila
Aku tau dirimu jenuh
Kangen yang menertawai

....Itu penyebab
Bukan marah yang merindu
Dengarkan lah.,,,,,,,,

Biola dan pianoamat merdu
Serasi bersama suara terdalam
Meski anganan menjelajah tak karuan
Tapi, aku temukan titik
Ketenangan
Ketegaran
Kedamain
Beserta raga ini

Nafas ini ibarat hidup dan ada

Andai Cinta Mudah

|| || , || Leave a komentar

ANDAI CINTA MUDAH
Puisi Navy Ta

Andai cinta itu mudah,
Tak perlu banyak kata ku ungkap
Tak butuh banyak waktu ku sia

Andai cinta itu mudah,
Cleopatra tak musti mati,
Julliet tak harus bunuh diri.

Andai cinta itu mudah,
Tak perlu air mata terumbar
Tak harus tinggalkan bahagia.

Sayang..
Cinta itu tak mudah.

Dia sederhana namun rumit,
Dia tak ada namun terasa.

Andai cinta itu mudah?

Lilin

|| || , || Leave a komentar

LILIN
Puisi Elfri Lidwina

Benda tak bernyawa
Kecil warna-warni
Tersudut di ruangan
Bak gadis bertudung merah
Yang miskin dan kedinginan

Namun sumbu-sumbumu
Memancarkan segelintir cahaya
Membawa secercah harapan
Membidik kegelapan
Untukku

Menjadi hangat hatiku
Sehangat tubuhku
Melihat kebeningan cahayamu

Karenamu, lilin
Semua menjadi terang
Dan semangat mentari
Telah menyambutku
Menyongsong masa depanku 

Ukuran Jemari

|| || , || Leave a komentar

UKURAN JEMARI
Puisi Recky Fernando

Ku ukir jemari dalam lmbr perlmbr kata
Ku rangkai cerita dalam usapa-usapan kepilauan
Yang begitu peri bila harus menjau jau dari mu

Ukiran jemari....
Kusapa engakau dalam lembaran kertas
Kusapa engkau dalam tinta pena ku......
Semoga angin yang berhembus ....
Menibakan kabar kerinduan ku pada mu.....

Ukiran jemari....
Dimanaka lagi ku dapat meliat dia
Di mana ka lg ku dapat  bersamanya mengusap air mata nya
Menghibur,dan menjaganya...

Dimana ka waktu dapat menyatukan kami kembali....
Di mana ka hari dapat berputar lagi...

Wahai ukiran jemari .
Kaula simponi ku yang berarti
Tersenyumla selalu....

MAKASSAR;27-03-2012

Si Raja dan Si Dia yang Hina

|| || , || Leave a komentar

SI RAJA DAN SI DIA YANG HINA
Puisi Khuril Azizatul Firdausi

Disana ku lihat dia
Bercahaya bak lentera bermahkota
Sudikah kau menerimanya
Pinangan raja dari cahaya raya
Sang pujaan dari serpihan nasi basi
Mengais rumput seorang raja
Oh�ternyata bekas luka
Dia mengambil ludah dan kentut raja
Amat mengharankan apa yang dia lakukan
Tapi katanya itu baik
Daripada mati kelaparan
Sumpah tak pernah terfikirkan
Akan hidup seperti ini
Lhah�itu salah siapa�???
Saat ku Tanya, dia bilang�
Ayahku bangga aku seperti ini
Ibuku bangga aku seperti ini
Buktinya, ia tidak mau memindahkan ku
Ke tempat lain�
Dia hanya tersenyum
Saat ku bilang�
Secuil roti basi ini memberiku
Nyawa dua hari untukku
Terima kasih

Aku Bingung

|| || , || Leave a komentar

AKU BINGUNG
Puisi Kijokotulalit

Bingung Aku..................
Pusing Aku
Aku Pusing
Aku Masalah

Masalahku..................
Disetiap saat aku pusing.................
pusing aku disetiap saat
tidak sekarang

sekarang tidak................
Aku Pusing

Pusing Aku...............
Entah kapan rasa ini kan jauh
Rasa ini entah kapan kan jauh
Bingung aku
aku bingung

Sayapku tak Bisa Sampai

|| || , || Leave a komentar

SAYAPKU TAK BISA SAMPAI
Puisi Sang Pantasan

Lembaran Sakit Hati
:Gurindam Pasal 6 Ayat 1
  
Sebuah rasa yang selalu kusimpan di hati
dan beribu angan yang menyertai

tapi semuanya tak ada lagi yang terbesitas
kasih sayang yang hanya membuatku menangis

serta sakit hati ini semakin dalam kurasakan
masuk kedalam jiwa yang tak penah kuperlihatkan

karena kurahasiakan dalam kecambah cinta
berharap tergaipanya cita-cita

mencintai ataupun di cintai
mungkin terlihat mudah di jalani

seandainya engkau yang merasakan
pedihnya hati ini di tinggalkan

seseorang yang sangat di sayangi
dan berharap kita dapat bersama lagi



Lembaran Sakit Hati
:Gurindam Pasal 6 Ayat 2


Aku merasa bingung malam ini
antara bertahan atau mencari pengganti

bila aku bertahan apa semua akan beres
sepertinya hatiku semakin terkikis

jika aku mencari pengganti agar aku dapat melupakan
sepertinya itu tak mungkin karena aku telah terikat pada kesetiaan

ataukah aku harus tetap bersuka bahagia
atau mungkin aku harus berduka lara

jadi apa yang harus kulakukan di genting ini
dan haruskah  sakit hati terus kujalani

semakin malam hati ini semakin sakit kurasakan
bagai di tusuk pedang amor yang kerasukan

akupun hanya bisa merasa lunglai
oleh pelupuk yang telah jatuh dari tangkai



Lembaran Sakit Hati
:Gurindam Pasal 6 Ayat 3


Kau tahu berapa lama kumenunggu di sini
aku di sini terus saja setia menanti

berharap mendapat sebuah senyum manis
dari bibir merkah dan elok paras

aku berusaha tenang di dalam penantian
begitu berharap kehadiran seseorang yang tak bisa kulupakan

apa itu kamu, tapi mengapa kau besama dia
kau membuatku menangis-nangis jiwa

lekas kupergi menghindar diri
karena sakit hati tak pernah berhenti

kini kuberusaha melupakan kesetiaan
agar terbebas dari penderitaan

tapi bayangmu tetap saja menghantui
membuat sedihku tak pernah berhenti



Lembaran Sakit Hati
:Gurindam Pasal 6 Ayat 4


Sepertinya aku bisa melupakanmu sekali
tapi aku tak mampu meninggalkanmu berulangkali

atau mungkin kasihku yang kurang pantas
untuk berharap jadi teratas

dan mengapa hatimu begitu sulit di taklukkan
seperti batu yang hidup di keabadian

ataukah aku harus pergi saja
meninggalkan sisa-sisa yang masih bersahaja

kau harus tahu hatiku sudah biasa di lukai
jadi sakit hatiku dapat dengan mudah engkau lalui

dan sebenarnya hatiku tak mudah tertaklukkan
tapi mengapa kau hidup sebagai kesakitan

serta aku hanya ingin di mengerti
tak perlu di cintai ataupun di kasihi



Lembaran Sakit Hati
:Gurindam Pasal 6 Ayat 5


Terlalu lama kau jauh dari hati
kini kau tak tak dapat lagi kumengerti

akupun tak memikirkanmu hanya sepintas
tapi melalui air mata yang menetes

dan aku berharap ada keajaiban
agar mengobati sakit hati yang menyakitkan

namun tak ada lagi sihir-sihir asmara
yang ada hanyalah sakit-sakit lara

karena dirimu tetap saja teringat memori
walau dari dirimu aku ingin berlari

memutar waktupun aku masih jatuh dalam kesengsaraan
tapi yang lebih menyakitkan kau dan dia bermesraan

mengiris-ngiris hati yang sudah mati
bagai belati yang menusuk di hati


Lembaran Sakit Hati
:Gurindam Pasal 6 Ayat 6


Inilah akhir cerita yang menyakiti
tapi izinkan aku bersamamu sekali

dipundakmu aku ingin menangis
memelukmu walau hanya sekilas

tapi mengingat dirimu telah milik yang lain
terasa kepedihan ini semakin dalam kurasakan

kini aku hanya bisa mengenang cerita lama
yang selalu bermunculan romantika

mungkinkah hidupku penuh dengan sakit hati yang abadi
karena tak mampu mencari jati diri sejati

jadi apa yang aku lakukan untuk terlepas dari kesedihan
tetap saja aku hanya mendapatkan keperihan

dan aku sangat ingin di cintai oleh seseorang yang begitu kusayangi
tapi sayapku tak bisa sampai kepadanya wahai ......

Dua Balerina

|| || , || Leave a komentar

DUA BALERINA
Puisi Fadlilla Noor Rahmawati

Terdengar alunan musik klasik Eropa
Disebuah panggung megah penuh gemerlap cahaya
Ku lihat dua balerina menari bersama
Bagaikan dua angsa yang sedang bercengkrama

Gesekan dawai biola nan indah itu
Ayunkan langkah kaki kecilmu
Lincah nan lembut gerak tubuhmu
Penonton berdecak kagum melihatmu

Berputar putar gemulai
Berlari lari melompat
Melayang kau seakan terbang
Sambil memainkan tongkat berpitamu

Dua balerina
Kau bertabur pujian
Engkau balerina pujaan
Walau musik tlah usai
Daku percaya hati kecilmu kan slalu menari

Negeri Impian

|| || ,,, || Leave a komentar

NEGERI IMPIAN
Puisi Efoel Lintang

rembulan terbit dari barat, seperti wajahmu yang bulat
seakan menyiratkan yang tak tersurat
dibalik kharisma kemilaunya cahaya yang semburat
menghipnotis hati biar terpikat
lemah gemulai gerakanmu
iringi lagu rindu yang mendayu
sendu tatap matamu  menghiba pelepas rindu
tujuh purnama telah kau tunggu
tujuh negeri telah kau lewati
masih belum kau temui apa yang kau cari
diantara bimbangnya hati
apa sebenarnya yang kau cari
tanpa jawab yang kau dapati
bertambah galaulah hati
melihat nasib ini negeri
anak kurang gizi
bergelimpangan bayi mati
ibu-ibu tak punya asi
menggilanya aborsi
merajalelanya multilasi
ditingkahi bobroknya birokrasi ini negeri


lubuklinggau, 18 januari 2012

Kepada Generasi Muda

|| || ,,,, || Leave a komentar

KEPADA GENERASI MUDA
Puisi Ariwanto Aslan

(engkaulah generasi cinta)
kemari lihat dan pahami, tempuhlah jalan Cinta yang bercahaya-Nya di sini*
karena masjid adalah Baitullah*, ialah tempat untuk memahami kalimatullah
untuk menemukan hakiki dari Cinta yang paling hakiki
mari, kemari dan tempuhlah jalan Cinta ini
bukankah Cinta telah berkata; irji�i, kemari dan biarlah kubimbing hati?
katakan pada kekasih fanamu; tak ada cinta untukmu
karena cintaku hanya untuk Ia Yang Maha Satu
yang berdiri dan menyangga diri-Nya sendiri
bertahta di atas semesta yang Ia ciptakan dengan Cinta*
duhai akhi dan ukhti, tinggalkanlah warna-warni pelangi duniawi
bukankah kita telah bersaksi;
tiada yang patut disembah selain Ia yang patut disembah?
kenapa kau memuja materi yang tak abadi*, yang tak lestari*
bila dunia menunjukkan pesta pora, katakan;
aku tak perlu imitasi surga, karena bukankah di dunia hanya untuk sementara?*
dan tipu daya Yahudi* di mata kita, adalah racun bagi seorang pencinta
o akhi, apa yang bisa kau temukan di dada seorang gadis yang terbuka?
bukankah hanya fatamorgana yang kau rasa,
yang tak bisa kau miliki dan hanya mampu kau sesali dalam mimpi?
ingatlah firman-Nya; jagalah pandangan mata*
karena Ia Maha Mengatahui apa yang kita pikir dan kerjakan
o ghirahmu berlebihan, sementara Ia tak menyukai yang berlebihan
ya, ukhti, jika kau dengan alasan pergi menemui-Nya untuk melihat ketampanan seorang lelaki, bukankah semata itu seperti tindakan filsuf
yang mengklaim semua tindakannya hanya dengan kata-katanya sendiri?
jika kau hanya ingin melihat senyum Yusuf* yang tampan,
oh sungguh itu adalah hasil bisikan setan!
karena Yusufpun tak lain hanya cermin ciptaan-Nya
yang memantulkan keindahan cahaya-Nya pada mata
dan janganlah kau paksakan yang memang tak sesuai dengan kodratnya*
tubuhmu bukan untuk kau pamerkan, melainkan untuk kau sembunyikan*
dan sungguh, Ia telah menurunkan pada kita penjelasan dan perbuatan sejarah
sebagai pelajaran, sebagai pedoman dan al-furqan
sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nyalah kita akan kembali*
dan hanya kepada-Nya lah kita menyembah dan meminta pertolongan*
masjidku bukan untuk pemuja kesenangan
yang hura-hura dengan nada jahiliah* dan hedonisme busuk para penyayang zaman
o tinggalkanlah sejenak, semua kesenangan dunia
raihlah ridha dengan khusyu; doa
bukankah ayat-ayat-Nya telah menjadi pedoman* bagi kita?
kenapa tidak kita pahami dan amalkan apa yang telah difirmankan-Nya?*
juga kesaksian kita bahwa, tiada yang setara dengan Dia*
kenapa kita lebih suka menatap kefanaan dunia?
memuja terlalu dalam pada harta dan nafsu-nafsu sementara?
adalah Ia yang menjadikan bumi sebagai tempat kita memahami agama-Nya
dan yang hanya pantas kita puja*
segala puji bagi Allah Yang Maha Cinta
afwan, ya saudaraku seiman, jika aku keterlaluan
tapi bukankah kita harus saling mengingatkan*
dan akupun hanya makhluk-nya yang lemah
tak berkuasa, fana dan pasti meninggalkan dunia
di pintu cahaya-Nya, mari kita sama menempuh jalan Cinta
sebelum dunia ini benar-benar diguncangkan dengan janji akhir-Nya*
���2277
______________________________________________________________________________________________________
keterangan*:
1. Q.S An-Nur; 35
2. Q.S Al-Jinn; 18
3. Q.S Al-Baqarah; 255
4. materi yang tak abadi berarti harta dunia
5. Q.S Al-Baqarah; 21
6. Q.S Al-Mu�minun; 144
7. tipu daya yahudi ialah budaya pop, hollywood, bollywood, pornografi dan majalah-majalah mode yang terlalu vulgar_popular, FHM,Elle, Cosmo dll.
8. Q.S An-Nuur; 30
9. yusuf disini sebagai perlambang, maksudnya makhluk yang sempurna, karena nabi yusuf adalah manusia yang diberi kesempurnaan fisik dan akhlak oleh Allah.
10. tak sesuai dengan kodratnya ialah memaksakan sesuatu yang sebenarnya bukanlah pada tempatnya, seperti misal budaya berpakaian; tank-top, rok mini, ataupun berjilbab tapi berpakain ketat.
11. Q.S An-Nuur; 31
12. Q.S Al-Baqarah; 28
13. Q.S Al-Fatihah; 5
14. nada jahiliah maksudnya lagu dan musik yang tidak mengandung efek positif bagi pendengarnya, misal lagu-lagu yang menceritakan tentang hubungan gelap, selingkuh atau pemujaan berlebihan pada benda mati, wanita cantik dan hal-hal tertentu selain Allah. Hedonisme adalah budaya dimana materi adalah segalanya.
15. pedoman yang dimaksud adalah Al-Quran.
16. Q.S Al-Jasiyah; 29
17. Q.S Al-Ikhlas; 4
18. Q.S Al-Mu�min; 64-65
19. Q.S Al-Asr; 3
20. Q.S Al-Zalzalah; 1-5

Renungan Malam

|| || ,, || Leave a komentar

RENUNGAN MALAM
Puisi Boedhoet Keyboard

malam ini begitu menerawang,,,,
bagikan gelap tak kunjung terang,,,
manakala hati sedang gundah gulana,,,
menuntun suatu isyarat untuk memenuhi,,,
yang dilalui untuk mengetahui,,,

mulailah untuk menjadi akhir,,,
akhirilah untuk memulai yang baru,,,
dengan tujuan yang pasti,,,
akan sebuah gapaian yang indah,,,
naluri yang kita inginkan,,,
untuk sebuah ilusi,,,
yang terjadi kelak dalam kelam,,,,

malam berganti pagi,,,,
mulai dengan lembaran baru,,,
untuk tujuan yang pasti,,,,
namun terjadi hal2 yang terlah menghalang,,,
dengan tujuan pasti,,,,
halangan tak terhiraukan,,,
dengan jauh melangkah kutrobosnya,,,
untuk menuntaskan dunia depan yang jauh,,,,


salam persahabatan
boedhoet keyboard

Dalam Kelam

|| || , || Leave a komentar

DALAM KELAM
Puisi No Name

Kau mendarat dalam percikan abu!
Memberi aku satu, saat aku tak mau
Mendengus untuk seribu satu kali
dan menetes lagi�.

Dimanakah euphoria sukmaku??
Jatuh dan tak dapat bangkit
Kelam dan tenggelam �..bersama banyak asa
Mengapung dalam lembar tangis kini�

Berlari dan mengejar, jarak tak tertempuh �.
Langkahnya,,

Hai angan, kini aku takut, aku cemas�
Kau maknai lagi aku dengan segenggam pamrih�
Untuk  sekedar melukis anganku tanpa kanvas�
Aku tak punya nafas�

Esok dan Esok lagi,,
Keramahan yang tak pasti ucapnya,,
Layaknya jemari tak bertaut meraih mimpi yang terlalu sulit�
Dalam pekik, gelap nan sesak,
Sakit mengendap-endap�..
Seperti duri-duri mawar
Yang hendak menusukku  secara perlahan�..

Pemakan Iman

|| || , || Leave a komentar

PEMAKAMAN IMAN
Puisi Muhammad Rois Rinaldi

Seusai hujan
ketika awan binasa
wangi sesajen menggoda
mengajakku ke tepi pantai

sepenggal kepala teronggok, manusia
melawan debur ombak dalam lapal doa
ada anak kecil berenang di tepiannya
doa terhenti dan anak-anak tenggelam

inikah pemakaman iman?
aku kian tercengang
kalimat-kalimat Tuhan
mengiringi kematiannya

229-04-11-11
BANTEN

Hujan Pagi Ini

|| || , || Leave a komentar

HUJAN PAGI INI
Puisi Muhammad Rois Rinaldi

Hujan bertandang di ujung bulan pagi
anak-anak di balik kaca mengembun
mengintip kaki kecil yang terbebas. lepas
duduk manis di atas bangku, merekam teori-teori
dalam peraktiknya mereka hanya robot remot

Di ruang kelas nampak wajah-wajah manis
seragam putih merah, merekah di hati para wali
memandangi anak-anak yang sedang membuat janji
janji menggugurkan kandungan negeri hingga menjelang mati

seperti adonan kue bolu rasa coklat
siap dicetak dalam bentuk apa pun
beratus tahun lamanya terkungkung
dalam peperangan dan kini kembali
dalam buku dan rumus kurikulum
tapi rasa coklat tetap manis kan?

sekelompok mainan
tengah memainkan dirinya sendiri
dalam lingkar zaman yang terkebiri
oleh anak yang menjalar ke luar hutan
menjadikan belantara semak-belukar
sebagai tempat menjajakan diri

CILEGON-BANTEN
02-11-11

Suara Anak Bangsa

|| || , || Leave a komentar

SUARA ANAK BANGSA
Puisi Nur Azizah

Surya telah tiba...
suara ayam berkokok mmbangunkan dunia.
ktika mmbuka mata...
mengapa masih ada brjuta-juta anak bangsa yg buta akan pendidikan
yg berjejer dipinggir jalan
mendendangkan beribu nyanyian sendirian
membawa gitar tua yg,dg wajah penuh harapan untk belajar
inikah negeriku yg ku kenal..!?
tidakkah engkau malu ..
wahai dalang-dalang
leher-leher yg
akan semua itu...!
kau hanya mampu menegakkan kepalamu
dan berteriak inkonpirasi...!
apa itu..?neggriku yg kukenal..?
yg dg bangga mengibarkan bendera korupsi
yg sembunyi di balik layar,dg topeng kekuasaan..
hem...mm
dimana keadilan yg dulu melekat
di sanubri bangsaku.
yg dulu di dendangkan para putra bangsa...